An effort to remember something

Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 30 November 2010

Flora Langka di Pantai Lombang


Sumber foto: koleksi pribadi
Hamparan pasir putih nan luas yang dirumbuni pohon cemara udang sepanjang 12 km, sarana bermain anak-anak dan warung penjaja aneka makanan dan minuman, sukses menjadikan pantai Lombang sebagai salah satu tempat wisata favorit di Kabupaten Sumenep. Salah satu pantai di utara pulau Madura ini mempunyai karakteristik ombak yang cukup tenang, air laut yang relatif jernih dan tentunya pasir putih nan lembut. Lokasinya pun mudah dijangkau baik dengan angkutan umum atau kendaraan pribadi. DIbutuhkan setidaknya 40 menit untuk menjangkau pantai yang berjarak sekitar 30 km arah Timur Laut dari pusat kota Sumenep ini.

Pantai Lombang selalu ramai pada akhir pekan, juga pada hari-hari libur Nasional atau hari libur lain seperti Hari Raya Ketupat. Hari dimana saya dapat menikmati suasana pantai Lombang yang cenderung sepi adalah hanya pada saat hari kerja. Tentu saya pergi ke sana dengan teman-teman dan kami sangat menikmati menghabiskan waktu di sana kala itu. 


Orang bilang kita akan lebih mengenal seseorang ketika kita melakukan perjalanan dengan orang tersebut. Saya rasa ucapan itu ada benarnya, karena saya dapat lebih mengenal teman-teman dan menyadari betapa istimewanya masing-masing dari mereka."Tak kenal maka tak sayang."

Berbicara tentang kenal-mengenal, ijinkan saya perkenalkan item ikonik di pantai ini yaitu pohon cemara udang. Pohon cemara udang ini merupakan tanaman langka yang hanya tumbuh di Cina dan di pantai Lombang. Jadi, Lombang merupakan satu-satunya tempat di Indonesia yang diketahui telah ditumbuhi oleh cemara udang! Apakah ini benar? Jangan-jangan hanya hoax belaka. Saya juga belum mengetahui kebenarannya dan belum sempat menelusurinya (atau karena kurang kemauan saja, :p). Nyatanya jika Anda baru memasuki kawasan kota Sumenep dari arah Pamekasan, Anda akan menemukan sederetan pohon cemara udang di sisi kiri dan kanan jalan. Jadi tetap ada kemungkinan Anda akan menemukannya di daerah lain di Indonesia. Yang pasti, Anda dapat membawa pulang bonsai cemara udang dengan membelinya pada pengusaha lokal di sekitar lokasi pantai.